RSS

Apresiasi Karya Seni

23 Mar

Di kelas VII telah dikemukakan pentingnya apresiasi terhadap karya seni. Apresiasi berarti mampu menilai suatu karya seni . Apresiasi merupakan perantara untuk berbagi pengalaman antar penikmat dan seniman. Apresiasi seni juga sama artinya dengan menciptakan kembali karya seni di alam pikiran dan perasaan seorang penikmat karya seni setelah ia mengamati suatu hasil dari sebuah karya seni. Mengapa disebut menciptakan kembali? Karena didalam pikiran penikmat sudah ada rekaman-rekaman pengalaman terhadap benda karya seni yang sudah pernah diapresiasikannya, misalnya patung, lukisan, dan sebagainya. Kali ini saya akan membahasnya lebih terperinci.

A. Penilaian Karya Seni Rupa Nusantara.

Tujuan pokok penyelenggaraan apresiasi karya seni secara umum adalah menjadikan masyarakat “peka seni” dengan dapat menerima, menikmati, bahkan mengomentari sebuah karya seni. Komentar terhadap karya seni sering disebut dengan istilah kritik seni.

Perwujudan kritik dan penilaian karya seni dalam betuk lisan atau tulisan banyak menggunakan pikiran (rasio) agar penjelasan yang dilakukan dapat dipahami. Akan tetapi, unsur perasaan pun tak dapat dipisahkan.

1. Apresiasi seni rupa secara umum.

Nusantara terdiri atas bermacam-macam suku bangsa yang masing-masing memiliki budaya yang khas. Karya seni rupa dihargai karena kekayaan ragam bentuknya maupun mutu keindahannya.

Keanekaragaman jenis, teknik, fungsi, dan makna karya seni rupa nusantara ditentukan oleh faktor manusia danbahan yang tersedia di alam. Terdapat sejumlah karya seni rupa yang terbuat dari bahan alami seperti batu, tanah, kayu, dan lain-lain. Ada pula dengan menggunakan bahan buatan seperti logam dan plastik.

2. Tahapan dalam proses apresiasi seni.

Kegiatan apresiasi seni yang paling awal yaitu ketika seorang pengamat  berhadapan dengan suatu karya seni dan melihat karya seni tersebut. Tahap kedua yakni upaya yang ia lakukan untuk memahami atau menghayati karya seni rupa yang diapresiasi. Dan tahap ketiga yaitu tahapan penilaian dan penghargaan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu.

Salah satu bagian dari apresiasi seni adalah kritik seni. Kritik seni adalah komentar atau ulasan terhadap suatu karya seni.

Pendekatan dalam kritik seni bermacam-macam. Tahapan-tahapannya ialah sebagai berikut :

a. Pemaparan, yaitu tahapan menemukan, mencatat, segala sesuatu yang dilihat apa adanya.

b. uraian kebentukan formal, yaitu tahapan menyusuri sebuah karya seni.

c. penafsiran makna, yaitu meliputi tema yang digarap.

d. penilaian, yaitu tahapan meneetukan derajat suatu karya seni bila dibandingkan dengan karya sejenis.

3. Penilaian keunikan Karya seni rupa nusantara.

Keragaman karya seni rupa nusantara harus dikenali dan diidentifikasi terlebih dahulu, lalu dapat memilih satu hingga dua hasil yang menarik.

Berikut ini contoh rekaptulasi keragaman tema dan makna karya seni rupa dua dan tiga dimensi

No. Jenis karya tema Makna/simbol
1. Kerajinan batik Jayasentana Simbol sosial. Menak, sebutan untuk keluarga istana.
2. Kerajinan wayang kulit ksatria Keberanian, ketangkasan, kejujuran, dan tanggung jawab.
No. Jenis karya Tema makna/simbol
1. Kerajinan patung kayu Petani Keuletan dan perdamaian
2. Kerajinan keramik Gajah Pelindung
3. Kerajinan boneka lilin Harimau Penguasa rimba, keberanian, dan kekuatan dibalik kelenturan
4. Kerajinan tulang Sumpit berukir Keindahan dan keserasian

B.bentuk dan teknik karya seni rupa terapan.

Bentuk atau corak karya seni rupa dalam materi pelajaran kali ini dibedakan atas bentuk figuratif (nyata) dan nonfiguratif (tidak nyata). Selain itu, dapat juga dibedakan atas :

  1. bentuk abstak, yaitu bentuk yang tidak nyata.
  2. betuk geometris, yaitu bentuk dengan keteraturan.
  3. bentuk stilasi, yaitu bentuk dengan pengayaan.
  4. bentuk fisual realistis, bentuk yang sesuai dengan aslinya.

1. Contoh deskripsi karya.

a. kerajinan

Nama : kerajinan tenun ikat NTT

Motif hias : pohon-tengkorak

Uraian :

Motif hias ini bersumber dari kepercayaan magis. Tengkorak sering digunakan untuk mengusir roh jahat. Dari kebiasaan ini, mereka kemudian menggunakannya sebagai hiasan pada benda lain.

Bentuk :

Corak motif hias tenunan ini bersifat dekoratif, dengan pengubahan bentuk manusia dan tumbuhan. Manusia diwujudkan dalam bentuk datar dengan berdiri secara misterius. Tetapi juga dalam rangka motif hias yang berirama.

b. Wayang

nama tokoh : kumbakarna.

Uraian :
kumbakarna adalah raksasa, petinggi, dan adik raja rahwana dari kerajaan alengkadiraja. Kumbakarna dikenal berjiwa ksatria dan pantang mundur membela negara.

Bentuk :

Penampilan raksasa tampak dari wajahnya yang seram serta tubuh yang gempal. Penggambaran dilakukan secara stilasi serta gabungan tampak samping dan depan. Hidung, bibir, dan kaki tampak samping, sementara mata dan dada tampak depan. Cara ini digunakan untuk memaksimalkan penggambaran watak dan penampilan yang lengkap. Penggambaran watak dengan cara perubahan bentuk ini sangat berhasil.vaksesoris yang dipakai menunjukkan seorang punggawa kerajaan ddengan posisi yang tinggi.

2. Apresiasi karya seni rupa lainnya.

a. Topeng

jenis topeng bermacam-macam, contohnya topeng betawi, topeng cirebon, topeng jawa tengah, topeng madura, topeng bali, topeng dayak, topeng asmat, toping-toping, & huda-huda, dan hudoq.

b. wayang dan teater boneka

1) wayang kulit.

2) wayang beber, wayang golek, wayang suket, wayang potehi, wayang wong, wayang klithik, wayang sasak, dan wayang banjar.

3) Sigale-gale, ondel-ondel, dan ogoh-ogoh.

About these ads
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 23, 2011 in Kesenian

 

One response to “Apresiasi Karya Seni

  1. emenchi34.noticia.es

    Maret 23, 2013 at 10:28 am

    It is the best time to make a few plans for the longer term and it’s time to be happy. I’ve read this publish and if I may I want to counsel you few attention-grabbing
    things or tips. Perhaps you could write subsequent articles referring
    to this article. I wish to learn more things about it!

     

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: