RSS

Arsip Harian: Maret 23, 2011

Arti Penting Sidang BPUPKI

A. Arti Penting Kebersamaan Dalam Sidang BPUPKI Dan PPKI

1. Perubahan Piagam Jakarta Sebagai Keputusan Bersama.

Piagam jakarta disusun oleh panitia sembilan yang beranggotakan sembilan orang secara bersama-sama. Sebelum PPKI mengesahkan piagam jakarta, Moh.Hatta mendapat pesan dari tokoh-tokoh indonesia bagian timur. Moh.Hatta pun berkonsultasi dengan orang lain. Setelah konsultasi selesai, kemudian diputuskan secara bersama-sama untuk mengubah sila pertama pada piagam jakarta. Seluruh anggota PPKI menerima keputusan tersebut. Seluruh anggota PPKI menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan perorangan atau golongan.

2. Menerima Hasil Keputusan Bersama.

Keputusan bersama dicapai setelah terlebih dahulu dilakukan musyawarah. Keputusan bersama dicapai setelah masalah yang dimusyawarahkan dapat mencapai mufakat. Dalam musyawarah, selalu ada pihak yang setuju dan tidak setuju. Namun, setelah bertukar pikiran, maka pihak yang setuju maupun tidak setuju akan mencapai titik temu. Dalam musyawarah semua pihak harus mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi atau golongan.

3. Melaksanakan Hasil Keputusan Bersama.

Setelah semua pihak menerima keputusan bersama, maka selanjutnya adalah melaksanakan keputusan tersebut. Semua pihak harus ikhlas dan penuh tanggung jawab melaksanakan hasil keputusan bersama.

 

B. Meneladani Arti Pentingnya Nilai-Nilai Perjuangan.

1. Semangat Persatuan Dan Kesatuan.

Sikap ini dimiliki oleh para tokoh pejuang kita pada saat merumuskan pancasila sebagai warga negara. semangat persatuan dan kesatuan harus diteladani dalam kehidupan sehari-hari.

2. Memperjuangkan Hak Asasi Manusia.

Dalam pembukaan UUD 1945 dinyatakan bahwa “Kemerdekaan ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidah sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan”. Makna dari pembukaan UUD tersebut diatas adalah bangsa indonesia mengakui  kemerdekaan ialah Hak Asasi Manusia. Bangsa indonesia berpendapat akan terus menentang penghapusan segala sentuk penjajahan.

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada Maret 23, 2011 in PKN

 

Pra Aksara

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Kehidupan masyarakat Indonesia sebelum mengenal tulisan disebut juga dengan kehidupan masyarakat Indonesia Prasejarah, manusia yang hidup pada zaman prasejarah belum mengenal tulisan, akibatnya generasi selanjutnya serta para peneliti tidak mungkin mengharapkan adanya bukti bukti tertulis mengenai kehidupan mereka, karena mereka hanya meninggalkan benda benda kebudayaan.

Presiden Soekarno pernah mengatakan , ”jangan sekali kali meninggalkan sejarah, ini membuktikan pentingnya masa lalu atau sejarah tidak hanya mengacu pada kehidupan berbangsa saja”, menurut ilmu psikologi masa lalu tidak bisa dilupakan tetai harus diolah, dievaluasi yang hasilnya berupa rekonsiliasi/perdamaian  dengan diri sendiri, perdamaian dalam hidup kelompok, masa lalu ialah kekayaan & pedoman yang sungguh berharga untuk hidup pada masa kini & yang akan datang.

Stiap bangsa punya cara sendiri untuk membuat dua aspek kebudayaan tidak dilupakan, istilah yang sering dipakai untuk menjelaskan pewarisan sejarah kebudayaan dari 1 generasi ke genrasi selanjutnya ialah Sosialisasi.

Karya tulis ini akan membahas masyarakat pada zaman Pra-aksara mewariskan budayanya. Persoalan ini dirasa penting karena akan menambah pengetahuan dan wawasan kita mengenai budaya pada masa Pra-Aksara.

B. Tujuan

Untuk memberikan deskripsi tentang bagaimana cara masyarakat pada masa pra aksara mewariskan budayanya.

BAB II

Pembahasan

Ada beberapa cara untuk mewariskan masa lalu pada masyarakat Pra-aksara , diantaranya :

1. Melalui Keluarga

Ini dipakai karena keluarga dunia sosial yang pertama sekaligus yang paling brkesinambungan, pewarisan oleh keluarga dilakukan secara bertahap, mulai dari yang sederhana sampai ke sesuatu yang sangat kompleks.

Nilai yang mengacu pada gagasan abstrak tentang apa yang masyarakat menganggap baik, benar & diinginkan, norma ialah perwujudan konkret nilai nilai , yang mengacu pada aturan aturan sosial & acuan yang memberikan  pedoman bagi para pelaku.

Ada 2 cara sosialisasi dalam keluarga & masyarakat  sebelum mengenal tulisan :

Adat istiadat

Semua keluarga punya adat / kebiasaan, tradisi & adat diturunkan / diwariskan kepada seorang anak melalui sosialisasi baik secara langsung ataupun secara tidak langsung.

Cerita Dongeng

Dongeng juga salah satu cara untuk mewariskan masa lalu, umumnya para generasi tua akan mendongeng kepada generasi yang lebih muda, tetapi hal ini kurang baik karena lebih banyak unsur berbohong, daripada benarnya.

Melalui Masyarakat

Masyarakat ialah sekelompok orang yang mempunyai kesamaan budaya (yang diwariskan antar generasi), wilayah, Identitas & berinteraksi dalam suatu hubungan sosial yang terstruktur.

Baik secara langsung maupun tidak langsung, masyarakat punya cara sendiri sendiri untuk mewariskan masa lalu.

Adat istiadat

Masing masing pihak masyarakat punya adat ostiadat yang berbeda beda satu sama lainnya, misalnya pewarisan sifat gotong royong dalam kehidupan mereka, baik langsung atau tidak langsung akan menjadi pelajaran yang dapat memeberikan ilmu pada kehidupan masayarakat yang bersangkutan dari masa ke masa atau antar generasi., oleh karena itu masa lalau tidak sepenuhnya diambil oleh generasi berikutnya, tetapi hanya menjadi dasar yang tersu dikembangkan dan diperbaharui.

Pertunjukan Hiburan

Sarjana asal Belanda, Dr. J.L. Brandez, meneukan 10 pokok kehidupan masyarakat Indonesia sebelum mengenal tulisan atau sebelum masuknya Hindu Budha, salah satunya ialah Wayang. Karena wayang selain bernilai hiburan juga bermakna Religius, karena selalu deipkan kata kata bijak & petuah  tentang suatu kehidupan yang dilalui masyarakat. Di satu sisi pertunjukan wayang sering mengambil lakon cerita tentang kehidupan manusia dalam masyarakat, bahkan pemain wayang disebut Dalang, biasa mengambil tema cerita tentang asal usul daerah yang ditempati oleh suatu warga, kegigihan negerasi sebelumnya membangun tempat tinggalnya terlalu sering dibesar besarkan & sangat Didramatisir, sehingga cerita tersebut lebih besar pasak dari pada tiang.

Cerita wayang yang sering sangat tidak masuk akal, sampai saat ini masih sangat digemari, utamanya masyarakat Jawa, terlebih lagi bagi mereka yang tinggal di Pedesaan.

Kepercayaan Masayarakat

Penelitian sarjana Perancis yang bernama G. Coedez, menyatakan bahwa masyarakat Indonesia sebelum mengenal tulisan atau sebelum masuknya Hindu & Budha telah memilki 10 unsur poko peradaban, salah satunya ialah kepercayaan, kepercayaan itu berbentuk Animisme, Dinamisme & Monoisme, serta pemujuaan roh roh nenek moyang mereka

Munculnya kepercayaan seperti ini meruapakan suatu proses yang sangat panjang dalam sejarah kehidupan manusia, Proses itu berkembang dalam kehidupan masyarakat yang didasarkan pada pengalaman masyarakat bersangkutan dan ketergantungan mereka pada alam.

Dapat ditarik kesimpulan bahwa masyarakat indonesia pada saat itu ialah :

  1. Masyarakat Agraris-Religius dengan pekerajaan bercocok tanam padi,
  2. Punya tingkat peradaban yang tinggi (Prundagian) & Pelayaran,
  3. Hidup mereka berazaskan Gotong Royong, Musyawarah & Mufakat,
  4. Bermasyarakat komunal dengan asas kesejahteraan bersama.

Beberapa unsur budaya Bangsa Indoneisa sebelum mengenal tulisan & sebelum masuknya agama Hindu & budha antara lain :

Sistem Kepercayaan

Sistem ini diyakini mulai tumbuh pada masa berburu & mengumpulkan makanan, ini bisa kita lihat dengan lukisan lukisan yang ada pada dinding dinding Goa di Sulawesi selatan, yang berbetuk cap tangan merah dengan jari direntangkan, uang punya maksud sebagai sumber kekuatan untuk menangkal roh jahat, & lukisan tangan dengan jari tidak lengkap yang meruapakan tanda berkabung dan penghormatan terhadap Roh nenek moyang.

Di Papua & Seram ditemukan lukisan perahu yang menceritakan nenek moyang ke alam baka dengan naik perahu ?, kepercayaan terhadap roh nenek moyang terus berkembang pada saat masa cocok tanam & perundagian, karena ada juga yang percaya pada kekuatan alam, bisa jadi hal ini karena mereka ditentukan oleh pengalaman & ketergantungan mereka pada alam.

Bagan Tradisi Masayarakat Indonesia Sebelum Mengenal Tulisan

Sistem Kemasyarakatan

Ketika masyarakat yang bercocok tanam semakin banyak, gotong royong dirasakan sebagai kewajiban yang mendasar dalam menjalani kegiatan hidup, seperti menebang hutan, menangkap ikan, menebar benih, dan demi menjaga hidup bersama yang harmonis, akhirnya dibuat aturan aturan yang dapat disetujui bersama, agar aturan ini bisa ditaati bersama , maka ditentukan seorang pemimpin yang bertugas menjamin terlaksananya kepentingan bersama, pada masa perundagian ada hal ini sistem kemasyarakatan semakin kompleks, dimana dibentuk kelompok yang punya keahlian sendiri sendiri, dan tetap ada aturan umum untuk menjaga keharmonisan hubungan masing-masing kelompok.

Pertanian

Sistem persawahan mulai dikenal sejak saman Neolitikum, atau masatarakat sudah menetap secara permanen (sedenter), ini terjadi karena dalam proses bersawah butuh waktu yang lama untuk memanen hasilnya, dan hal ini dibutuhkan gotong royong, semangat gotong royong dalam sistem persawahan terlihat jelas pada saat pengaturan air & tanggul, pada masa perundagian semakin unggul karena kelompok masyarakat yang memang punya spesialisasi dalam pekerjaan masyarakat.

Kemampuan Berlayar

Kemampuan berlayar bangsa ini tidak lagi diragukan, karena nenek moyang kita berasal dari daratan asia, dimana mereka menggunakan perahu dalam perjalanan menuju Indonesia, Perahu bercadik meruapak salah satu bukti nyata & paling dikenal pada zaman pengaruh hindu budha, perahu ini dibuat dari pohon besar yang ditebang bersama, lalu dikupas kulitnya, dibuat rongga dengan cara dibakar sedikit demi sedikit, & rongga & tepian dihaluskan dengan beliung dan akhirnya diberi cadik di satu atau dikedua sisinya..

Kemampuan berlayar ini akhirnya menjadi modal untuk lebih jauh berdagang, akrena itulah sejak awal masehi, bangsa ini sudah mulai berkiprah dalam jalur pelayaran perdagangan internasional.

Sistem Bahasa

Bahasa yang tersebar di seluruh wilayah indonesia itu termasuk dalam 1 rumpun bahasa, yaitu Rumpun Bahasa Melayu Austronesia atau Bahasa Melayu Kepulauan Selatan, perkembangan ini bahasa melayu terlihat jelas pada zaman kerajaan Sriwijaya, setelah dampak dari sansekerta, dalam perkembangan selanjutnya bahasa melayu menjadi bahasa perantara diseluruh wilayah kepulauan Nusantara, itulah sebabnya Bahasa melayu menjadi Lingua Franca di nusantara atau sebagian wilayah Asia Tenggara

Ilmu Pengetahuan

Sebelum pengaruh hindu budha masuk masyarakat Indonesia telah mengenal IPTEK, masyarakat telah menfaatkan angin musim sebagai tenaga penggerak dalam aktivitas pelayaran  & perdagangan,  juga mengenal Astronomi sebagai petunjuk arah pelayaran atau sebagai petunjuk waktu dalam bidang pertanian, oleh karena itu telah diketahui kapan waktu yang tepat untuk memulai bercocok tanam, panen, atau saat yang tepat untuk berlayar dan menangkap ikan.

Organisasi Sosial

Kelompok  masyarakat yang ada dalam suatu kelompok dikenal dengan istilah Suku, hubungan masyarakat dalam suatu kelompok sukunya sangat erat, Pola kerjasama dalam hidup bergotong royong dalam suatu kelompok sukunya sangat erat, pola kerjasama dalam hidup bergotong royong dalam suatu kelompok suku sudah terjalin dengan baik.

Tehnologi

Sejak zaman prasejarah masyarakat Indonesia telah mengenal Tehnik Pengecoran Logam, bermacam alat rumah tangga, hingga alat pertanian serta berladang sampai alat alat berburu dan perang dikerjakan dengan tehnik pengecoran logam, belum lagi tehnologi perahu bercadik, yang dipergunakan sebagai sarana perdagangan antar pulau.

Sistem Ekonomi

Karena suatu masyarakat tidak bisa mencukupi atau memenuhi semua kebutuhannya, maka mereka menjalin hubungan perdagangan dengan daerah daerah lain, hubungan perdagangan yang mereka kenal pada saat itu ialah Barter, yaitu petukaran barang dengan barang.

Kesenian

Masyarakat Prasejarah juga mengenal dunia entertainment untuk mengusir bosan dan mengisi waktu luang, karena sejak masyarakat hidup dari hasil bercocok tanam, mereka punya waktu senggang yang cukup lama yaitu sejak menanam hingga panen, waktu senggang digunakan untuk menyalurkan jiwa seni mereka sepeerti membuat batik, seni gamelan, seni wayang dan lainnya, tetapi wayang baru akan ditunjukkan pada saat setelah masa panen dengan lakon cerita kehidupan alam sekitar mereka.

BAB III

Penutup

^ Kesimpulan

Cara masyarakat pra Aksara mewariskan budayanya ialah:

  1. Melalui Keluarga
    1. Adat istiadat
    2. Dongeng
    3. Melalui Masyarakat
      1. Adat istiadat
      2. Pertunjukan hiburan
      3. Kepercayaan masyarakat
      4. Sistem Kepercayaan

Dan tradisi masyarakat Pra Aksara yang diwariskan tersebut antara lain:

  1. Sistem kemasyarakatan
  2. Pertanian
  3. Kemampuan berlayar
  4. Sistem bahasa
  5. Ilmu pengetahuan
  6. Organisasi social
  7. Teknologi
  8. Kesenian
  9. Sistem ekonomi
 
Tinggalkan komentar

Posted by pada Maret 23, 2011 in Sejarah

 

Sejarah dan Pengertian Komputer

PENGERTIAN KOMPUTER

Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya.

SEJARAH KOMPUTER

Sejarah Komputer menurut periodenya adalah:

  1. Alat Hitung Tradisional dan Kalkulator Mekanik
  2. Komputer Generasi Pertama
  3. Komputer Generasi Kedua
  4. Komputer Generasi Ketiga
  5. Komputer Generasi Keempat
  6. Komputer Generasi Kelima
  1. 1. ALAT HITUNG TRADISIONAL dan KALKULATOR MEKANIKA

Abacus, yang muncul sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini dapat dianggap sebagai awal mula mesin komputasi.Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuah rak. Para pedagang di masa itu menggunakan abacus untuk menghitung transaksi perdagangan. Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, terutama di Eropa, abacus kehilangan popularitasnya.

Setelah hampir 12 abad, muncul penemuan lain dalam hal mesin komputasi. Pada tahun 1642, Blaise Pascal (1623-1662), yang pada waktu itu berumur 18 tahun, menemukan apa yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator) untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan pajak

Kotak persegi kuningan ini yang dinamakan Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbatas untuk melakukan penjumlahan

Tahun 1694, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646-1716) memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat mengalikan. Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda-roda gerigi. Dengan mempelajari catatan dan gambar-gambar yang dibuat oleh Pascal, Leibniz dapat menyempurnakan alatnya.

Barulah pada tahun 1820, kalkulator mekanik mulai populer. Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatik dasar. Kalkulator mekanik Colmar, arithometer, mempresentasikan pendekatan yang lebih praktis dalam kalkulasi karena alat tersebut dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dengan kemampuannya, arithometer banyak dipergunakan hingga masa Perang Dunia I. Bersama-sama dengan Pascal dan Leibniz, Colmar membantu membangun era komputasi mekanikal.

Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871). Tahun 1812, Babbage memperhatikan kesesuaian alam antara mesin mekanik dan matematika yaitu mesin mekanik sangat baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan; sedang matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah-langkah tertenu. Masalah tersebut kemudain berkembang hingga menempatkan mesin mekanik sebagai alat untuk menjawab kebutuhan mekanik. Usaha Babbage yang pertama untuk menjawab masalah ini muncul pada tahun 1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukanperhitungan persamaan differensial. Mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis.

Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun, Babbage tiba-tiba terinspirasi untuk memulai membuat komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine. Asisten Babbage, Augusta Ada King (1815-1842) memiliki peran penting dalam pembuatan mesin ini. Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Analytical Engine kepada publik. Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya membuat instruksi untuk dimasukkan ke dalam mesin dan juga membuatnya menjadi programmer wanita yang pertama. Pada tahun 1980, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menamakan sebuah bahasa pemrograman dengan nama ADA sebagai penghormatan kepadanya.

Mesin uap Babbage, walaupun tidak pernah selesai dikerjakan, tampak sangat primitif apabila dibandingkan dengan standar masa kini. Bagaimanapun juga, alat tersebut menggambarkan elemen dasar dari sebuah komputer modern dan juga mengungkapkan sebuah konsep penting. Terdiri dari sekitar 50.000 komponen, disain dasar dari Analytical Engine menggunakan kartu-kartu perforasi (berlubang-lubang) yang berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut.

Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus sebelumnya yang dilakukan di tahun 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.

Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis. Hollerith kemudian mengembangkan alat tersebut dan menjualnya ke masyarakat luas. Ia mendirikan Tabulating Machine Company pada tahun 1896 yang kemudian menjadi International Business Machine (1924) setelah mengalami beberapa kali merger. Perusahaan lain seperti Remington Rand and Burroghs juga memproduksi alat pembaca kartu perforasi untuk usaha bisnis. Kartu perforasi digunakan oleh kalangan bisnis dn pemerintahan untuk permrosesan data hingga tahun 1960.

Pada masa berikutnya, beberapa insinyur membuat penemuan baru lainnya. Vannevar Bush (18901974) membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial di tahun 1931. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan akademisi. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan. Pada tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. Pendekatan ini didasarkan pada hasil kerja George Boole (1815-1864) berupa sistem biner aljabar, yang menyatakan bahwa setiap persamaan matematik dapat dinyatakan sebagai benar atau salah. Dengan mengaplikasikan kondisi benar-salah ke dalam sirkuit listrik dalam bentuk terhubung-terputus, Atanasoff dan Berry membuat komputer elektrik pertama di tahun 1940. Namun proyek mereka terhenti karena kehilangan sumber pendanaan.

  1. 2. KOMPUTER GENERASI PERTAMA

Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploitasi potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer Z3, untuk mendisain pesawat terbang dan peluru kendali.

Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, colossus bukan merupakan komputer serbaguna general-purpose computer), ia hanya didisain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.

Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.

Perkembangan komputer lain pada masa ini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW. Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usha membangun konsep desin komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer.

Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer(EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut. Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.

Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.

  1. 3. KOMPUTER GENERASI KEDUA

Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis. Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singkatan untuk menggantikan kode biner.

Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program. Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan.

Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karir baru bermunculan (programmer, analyst, dan ahli sistem komputer). Industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.

  1. 4. KOMPUTER GENERASI KETIGA

Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC: integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.

  1. 5. KOMPUTER GENERASI KEEMPAT

Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas yaitu mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukuran setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan kehandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yangsangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.

Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).

IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.

Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat. Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensi terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.

  1. 6. KOMPUTER GENERASI KELIMA

Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001:Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.

Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhan. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian daripada sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.

Banyak kemajuan di bidang disain komputer dan teknologi semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model von Neumann. Model von Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia. Kita tunggu informasi mana yang lebih valid dan membuahkan hasil.

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada Maret 23, 2011 in TIK

 

Kehidupan Demokratis

4.2.1. Menjelaskan Pentingnya Kehidupan Demokratis.

Kehidupan demokratis adalah kehidupan bermakna kehidupan yang bersifat dan bercirikan demokrasi yang didasari prinsip-prinsip demokrasi di segala bidang kehidupan baik bidang politik, ekonomi, sosial kebudayaan, dan pertahanan keamanan dimana kehidupan ini penuh perdamaian tanpa kekerasan dan pemaksaan kehendak, adanya kebebasan individu untuk menentukan nasibnya sendiri, saling menghormati adanya perbedaan tetapi tetap memiliki tanggung jawab mewujudkan ketertiban bersama.

 

4.2.2.Menjelaskan Pentingnya Kebiasaan Demokrasi Dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, Dan Bernegara.

1. Arti penting kehidupan demokratis dalam kehidupan bermasyarakat.

a.   Meningkatkan rasa kebersamaan dan kegotong-royongan, sehingga semangat di dalam melaksanakan pembangunan.

b.   Menghilangkan rasa saling cuuriga antar sesama warga masyarakat.

c.      Meningkatkan rasa kasih sayang diantara sesama warga masyarakat.

d.   Terjalinnya komunikasi yang akrab dan harmonis diantara sesama warga masyarakat.

e.   Terhindarnya tindak kekerasan antara warga masyarakat demokrasi anti kekerasan, permasalahan diselesaikan secara damai.

2. Arti penting kehidupan demokratis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

a.   Makin lancarnya penyelenggaraan pemerintahan, sebab semua pegawai atau pejabat negara merasa bekerja dengan senang.

b.   Makan meningkatnya kelancaran pelaksanaan pembanngunan, sebab program-program pemerintah mendapat dukungan dari seluruh warga negara.

c.   Terjalinnya komunikasi yang akrab dan harmonis antara pejabat dengan pejabat dan antara pejabat dengan rakyat.

d. Terhindarnya tindak kekerasan yang dilakukan oleh pejabat terhadap rakyat atau bawahannya sebab demokrasi anti kekerasan.

4.2.3.Menunjukkan Budaya Demokrasi Dibanding Budaya Non Demokrasi.

Jika dibandingkan budaya demokrasi dengan pemerintahan non demokrasi, budaya demokrasi lebih menguntungkan dan membebaskan warga negara dalam menyampaikan aspirasinya ataupun pendapatnya dalam membangun warga negara, dan lebih baiknya jika ada demokrasi, bentrokan ataupun demonstrasi akan berkurang karena rakyat telah menyampaikan segala tanggapannya terhadap kekurangan dalam menjalankan pemerintahan. Sedangkan pemerintahan non demokrasi akan merugikan negara dan warga negaranya karena aspirasinya tidak ditaggapi oleh penyelenggara negara, dikarenakan keputusan-keputusan negara tidak diambil berdasarkan suara rakyat sehingga dapat terjadi kesalahpahaman yang mengakibatkan pertentangan yang tidak berkelanjutan.

 

4.2.4.Menjelaskan Contoh Praktek Demokrasi Dalam Kehidupan Masyarakat.

1. Penyalahgunaan narkoba dan pencegahan.

Sebagian besar pelaku adalah remaja. Dalam ilmu kedokteran, sebenarnya narkoba sangat berguna tapi jika disalah gunakan dapat mengakibatkan bencana. Pencegahannya antara lain:

  1. Pencegahan pribadi.
  2. Pencegahan keluarga.
  3. Pencegahan masyarakat dan ingkungan.
  4. Pencegahan negara.

(1)   Rehabilitasi medis

(2)   Rehabilitasi sosial.

2. Korupsi dan pencegahan.

Korupsi sebagian besar dilakuakan oleh pejabat-pejabat negara yang mengakibatkan korupsi merajalela di negeri kita karena kurangnya kesadaran dan kurangnya sumber daya manusia bangsa indonesia. Beberapa contoh pencegahannya antara lain:

  1. Memberikan informasi tentang adanya dugaan terjadinya tindak pidana korupsi.
  2. Menyampaikan saran atau pendapat secara bertanggung jawab kepada aparat penegak hukum yang menangani kasus tindak pidana korupsi.
  3. Bersedia hadir dalam proses penyelidikan kasus korupsi, baik sebagai saksi, pelapor, atau saksi ahli sesuai dengan UU yang berlaku.

3. Tindak kejahatan HAM dan pencegahannya.

Kejahatan HAM adalah salah satu perbuatan yang dilakukan sebagai seragan yang meluas dan sistematik yang diketahuinya dan serangan tersebut langsung ditujukan terhadap penduduk sipil. Misalnya pembunuhan, perbudakan, penyiksaan, dan lain-lain. Beberapa contoh usaha pencegahannya yaitu:

  1. Menghargai hak-hak orang lain.
  2. Menghormati dan melaksanakan instrumen HAM.
  3. Mendukung tegaknya keadilan atas pelanggaran HAM.
 
4 Komentar

Posted by pada Maret 23, 2011 in PKN

 

Folk Tale : The Legend of Reog Ponorogo

A long time ago there was a big kingdom in Java, named Kediri. The king was very old. He had a handsome son and a beautiful daughter. The prince liked fighting very much. Every day he practiced, out he still felt dissatisfied. He wanted to learn about it from somebody out of his kingdom, but he didn’t have the courage to tell his father about it.

One day the king called his children. He said to his son,”My, you know I am growing old. I think this is the right time for you to be the King”. How surprised the prince was. He was still unprepared to take this position, but he didn’t dare to refuse it. So, he decided to leave Kediri an went to Ponorogo. No one knew him as he disguised himself as a common person. He tried to get a job in Ponorogo palace and he was accepted. Day by day the King of Ponorogo saw that his new guard had a good skill. So he decided to give him a prince position. How happy he was. The King liked him very much.

One day, the King of Ponorogo ordered his prince to go to Kediri. The King wanted Princess of Kediri to be his wife. How confused the Prince was. He had to go to Kediri, and meet his father. he was very sure that his father would be very angry if he new that he was still alive and didn’t take the King position. But he didn’t dare to refuse the King of Ponorogo’s order.

One morning, he left Ponorogo palace and went to Kediri. He gad a good idea to avoid his father’s anger. He use a mask. A mask of a giant face. And it worked. Nobody recognized him. But the King of Kediri was very angry to hear that his daughter had been proposed by the King of Ponorogo. Actually he never met the King of ponorogo, but after seeing yhe Prince who had a giant face, he thought tha the King of Ponorogo was giant too.

“No, I refuse your King’s proposal. How can I let my daughter be the wife of a giant,” said the King of Kediri angrily.

“No your highness. You are wrong. The King of Kediri is a handsome man. He is not a giant,” said the Prince.

“How I can believe you? Just look at you. You are his prince, and you are a giant. So I’ve no doubt that your king is also giant,” said King of Kediri.

“Your highness, will you believe me if I tell that I am your son who left you many years ago?” asked the Prince.

“No. I don’t believe you. Let me tell you something. I have forgotten my son. I don’t have a coward son who left his family and his duty to be a king and about you, you are a GIANT!!!,” said the KIn of Kediri angrily, because there was a giant who confessed to being his son.

Suddenly there was a light. Surprisingly the mask of the prince could not open. The Prince had become a giant. A real giant. How sad the prince was. The princess who saw what had happened to her brother, was very sad too. She came to her brother’s room at night. “My poor brother. I believe in you. You are my brother who left us many years ago. ” I’m really sorry about that, my dear sister”, said the prince.

“My brother, I am really sad about you’re face. But I am sure that there is a way to get your face back again I am also sure that if I accept your King’s proposal, your face will return. So, tellhim that I accept his proposal witj condition, he must come here accompanied by a soldier of lion.

Early in the morning the prince went home to ponorogo and told his king about what happened. The King of Ponorogo was very sad to know about his prince’s face. So he ordered him to do what the princess has asked. The prince entered the forest and soon he could collect many lions. On his why home, his face became handsome again.

Meanwhile in the forest, Singa Barong. The King of lons wasvery angry after seing what happened to his soldiers. So he called his friend, the King of Peacocks, to talk about it. They decided to wait until the King of Ponorogo was on his way to Kediri.

On the sunny day, when the King of Ponorogo and his soldiers were on their way to Kediri, they were held up by Singa Barong and his soldiers. Suddenly there was a fight between Singa Barong’s soldiers and Ponorogo soldiers. Teh Peacocks flew up and down, flapping their wings to give support to Singa Barong. Soon, many of ponorogo soldiers were dead. There were still the Prince and The king of Ponorogo. But the prince had a terrific fight which made the soldier of Singa Barong afraid and at last there were just Singa Barong and the Prince. Finally, the prince killed Singa Barong. His head was separated from his body. All of the peacocks were very sad. They flew around Singa Barong. It looked like a beautiful fan.

Finally the king of Ponorogo was accepted by the King of Kediri. The Princess was willing to be his wife and they lived happily in Ponorogo.

But for many years they didn’t have any children. The Princess was very sad. So she decided to go home to Kediri for a moment. as long as his wife was in Kediri, The King of Ponorogo was very sad. The prince knew it, so he tried to entertain him. He created a dance which reminded them of the way the King of Ponorogo got his wife. In this dance the King of Ponorogo is represented by a handsome dancer. The prince is represented by a dancer with a big frightening eyes. And Singa Barong is represented by a dancer witk a mask of a lion with peacock feathers on his head. He also carries a beautiful dancer representing the princess. The King of Ponorogo was very happy.

Nowadays this dance is well – known as Reog Ponorogo. A lot of People like it very much!

 
2 Komentar

Posted by pada Maret 23, 2011 in English

 

Apresiasi Karya Seni

Di kelas VII telah dikemukakan pentingnya apresiasi terhadap karya seni. Apresiasi berarti mampu menilai suatu karya seni . Apresiasi merupakan perantara untuk berbagi pengalaman antar penikmat dan seniman. Apresiasi seni juga sama artinya dengan menciptakan kembali karya seni di alam pikiran dan perasaan seorang penikmat karya seni setelah ia mengamati suatu hasil dari sebuah karya seni. Mengapa disebut menciptakan kembali? Karena didalam pikiran penikmat sudah ada rekaman-rekaman pengalaman terhadap benda karya seni yang sudah pernah diapresiasikannya, misalnya patung, lukisan, dan sebagainya. Kali ini saya akan membahasnya lebih terperinci.

A. Penilaian Karya Seni Rupa Nusantara.

Tujuan pokok penyelenggaraan apresiasi karya seni secara umum adalah menjadikan masyarakat “peka seni” dengan dapat menerima, menikmati, bahkan mengomentari sebuah karya seni. Komentar terhadap karya seni sering disebut dengan istilah kritik seni.

Perwujudan kritik dan penilaian karya seni dalam betuk lisan atau tulisan banyak menggunakan pikiran (rasio) agar penjelasan yang dilakukan dapat dipahami. Akan tetapi, unsur perasaan pun tak dapat dipisahkan.

1. Apresiasi seni rupa secara umum.

Nusantara terdiri atas bermacam-macam suku bangsa yang masing-masing memiliki budaya yang khas. Karya seni rupa dihargai karena kekayaan ragam bentuknya maupun mutu keindahannya.

Keanekaragaman jenis, teknik, fungsi, dan makna karya seni rupa nusantara ditentukan oleh faktor manusia danbahan yang tersedia di alam. Terdapat sejumlah karya seni rupa yang terbuat dari bahan alami seperti batu, tanah, kayu, dan lain-lain. Ada pula dengan menggunakan bahan buatan seperti logam dan plastik.

2. Tahapan dalam proses apresiasi seni.

Kegiatan apresiasi seni yang paling awal yaitu ketika seorang pengamat  berhadapan dengan suatu karya seni dan melihat karya seni tersebut. Tahap kedua yakni upaya yang ia lakukan untuk memahami atau menghayati karya seni rupa yang diapresiasi. Dan tahap ketiga yaitu tahapan penilaian dan penghargaan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu.

Salah satu bagian dari apresiasi seni adalah kritik seni. Kritik seni adalah komentar atau ulasan terhadap suatu karya seni.

Pendekatan dalam kritik seni bermacam-macam. Tahapan-tahapannya ialah sebagai berikut :

a. Pemaparan, yaitu tahapan menemukan, mencatat, segala sesuatu yang dilihat apa adanya.

b. uraian kebentukan formal, yaitu tahapan menyusuri sebuah karya seni.

c. penafsiran makna, yaitu meliputi tema yang digarap.

d. penilaian, yaitu tahapan meneetukan derajat suatu karya seni bila dibandingkan dengan karya sejenis.

3. Penilaian keunikan Karya seni rupa nusantara.

Keragaman karya seni rupa nusantara harus dikenali dan diidentifikasi terlebih dahulu, lalu dapat memilih satu hingga dua hasil yang menarik.

Berikut ini contoh rekaptulasi keragaman tema dan makna karya seni rupa dua dan tiga dimensi

No. Jenis karya tema Makna/simbol
1. Kerajinan batik Jayasentana Simbol sosial. Menak, sebutan untuk keluarga istana.
2. Kerajinan wayang kulit ksatria Keberanian, ketangkasan, kejujuran, dan tanggung jawab.
No. Jenis karya Tema makna/simbol
1. Kerajinan patung kayu Petani Keuletan dan perdamaian
2. Kerajinan keramik Gajah Pelindung
3. Kerajinan boneka lilin Harimau Penguasa rimba, keberanian, dan kekuatan dibalik kelenturan
4. Kerajinan tulang Sumpit berukir Keindahan dan keserasian

B.bentuk dan teknik karya seni rupa terapan.

Bentuk atau corak karya seni rupa dalam materi pelajaran kali ini dibedakan atas bentuk figuratif (nyata) dan nonfiguratif (tidak nyata). Selain itu, dapat juga dibedakan atas :

  1. bentuk abstak, yaitu bentuk yang tidak nyata.
  2. betuk geometris, yaitu bentuk dengan keteraturan.
  3. bentuk stilasi, yaitu bentuk dengan pengayaan.
  4. bentuk fisual realistis, bentuk yang sesuai dengan aslinya.

1. Contoh deskripsi karya.

a. kerajinan

Nama : kerajinan tenun ikat NTT

Motif hias : pohon-tengkorak

Uraian :

Motif hias ini bersumber dari kepercayaan magis. Tengkorak sering digunakan untuk mengusir roh jahat. Dari kebiasaan ini, mereka kemudian menggunakannya sebagai hiasan pada benda lain.

Bentuk :

Corak motif hias tenunan ini bersifat dekoratif, dengan pengubahan bentuk manusia dan tumbuhan. Manusia diwujudkan dalam bentuk datar dengan berdiri secara misterius. Tetapi juga dalam rangka motif hias yang berirama.

b. Wayang

nama tokoh : kumbakarna.

Uraian :
kumbakarna adalah raksasa, petinggi, dan adik raja rahwana dari kerajaan alengkadiraja. Kumbakarna dikenal berjiwa ksatria dan pantang mundur membela negara.

Bentuk :

Penampilan raksasa tampak dari wajahnya yang seram serta tubuh yang gempal. Penggambaran dilakukan secara stilasi serta gabungan tampak samping dan depan. Hidung, bibir, dan kaki tampak samping, sementara mata dan dada tampak depan. Cara ini digunakan untuk memaksimalkan penggambaran watak dan penampilan yang lengkap. Penggambaran watak dengan cara perubahan bentuk ini sangat berhasil.vaksesoris yang dipakai menunjukkan seorang punggawa kerajaan ddengan posisi yang tinggi.

2. Apresiasi karya seni rupa lainnya.

a. Topeng

jenis topeng bermacam-macam, contohnya topeng betawi, topeng cirebon, topeng jawa tengah, topeng madura, topeng bali, topeng dayak, topeng asmat, toping-toping, & huda-huda, dan hudoq.

b. wayang dan teater boneka

1) wayang kulit.

2) wayang beber, wayang golek, wayang suket, wayang potehi, wayang wong, wayang klithik, wayang sasak, dan wayang banjar.

3) Sigale-gale, ondel-ondel, dan ogoh-ogoh.

 
1 Komentar

Posted by pada Maret 23, 2011 in Kesenian

 

Kata Pengantar

Pertama-tama kita panjatkan puji syukur kehadirat  tuhan yang maha ESA karena hanya dengan karunianyalah saya dapat menyelesaikan tugas ini.

Saya menulis laporan ini Berdasarkan haslil pelajaran saya yang diberikan oleh guru saya, yaitu _____ yang saya hormati, yaitu pelajaran tentang _______

Saya berharap makalah ini bermanfaat bagi saya dan juga para pembacanya. Kritik dan saran anda sangat diperlukan agar saya bisa lebih memperbaiki kembali makalah-makalah saya selanjutnya.

Kepada para pembaca makalah ini saya ucapkan banyak terima kasih.

Kendari, 14 April 2010.

Penulis,

Moh.Hardiansyah.M

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada Maret 23, 2011 in Bahasa Indonesia

 

Pidato: NAPZA

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Yang terhormat kepala sekolah
Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru serta staf Tata Usaha
Dan teman-teman yang saya sayangi.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat-Nya sehingga kita dapat berkumpul disini dan pada hari ini saya akan menyampaikan pidato tentang Narkoba.

Munculnya arus globalisasi dan informasi mengakibatkan jarak negara dan jarak budaya makin tipis saja. Orang dapat menyaksikan peristiwa yang terjadi di negara yang jaraknya jauh cukup dengan duduk di depan televisi. Berbagai budaya dari berbagai negara sering ditampilkan pula di layar televisi. Ada budaya asing yang baik dan pantas ditiru. Akan tetapi, adapula budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Salah satunya adalah narkoba. Penggunaan narkoba dikalangan generasi muda harus diakui sebagai efek negatif dari arus globalisasi.

Jumlah pengguna narkoba di Indonesia setiap waktunya semakin hari semakin begitu besar, hal tersebut mungkin dikarenakan lemahnya penegakan hukum di Indonesia sehingga para pengedar internasional dapat bekerja sama dengan warga negara Indonesia dan memperoleh keuntungan yang besar. Penyalahgunaan Narkotika dan zat aditif lainnya itu tentu saja membawa dampak yang luas dan kompleks. Sebagai salah satu contoh dari dampaknya antara lain perubahan perilaku, gangguan kesehatan, menurunnya produktivitas kerja secara drastis, kriminalitas dan tindak kekerasan lainnya yang semakin merajalela dan semakin meningkat.

Penyalahgunaan narkoba dapat dicegah melalui program-program diantaranya mengikuti kegiatan-kegiatan sosial, tidak bergaul dengan pengguna atau pengedar narkoba, tidak mudah terpengaruh ajakan atau rayuan untuk menggunakan narkoba. Pengguna narkoba biasanya lebih didominasi oleh para remaja dan anak sekolah.

Sekolah juga memberikan penyuluhan kepada para siswa tentang bahaya dan akibat dari penyalahgunaan narkoba melalui Guru BP, diskusi yang melibatkan para siswa dalam perencanaan untuk intervensi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah. Program lain yang cukup penting adalah program waspada Narkotika dengan cara mengenali ciri-ciri siswa yang menggunakan narkoba, mewaspadai adanya tamu yang tak dikenal atau pengedar, melakukan razia dadakan.

Biasanya pengedar maupun pemakai di sekolahh telah paham betul program-program disekolah untuk pencegahan pengguna atau pemakai disekolah, mereke tentu saja mengantisipasinya dengan sebaik yang mereka bisa. Sepintar apapun kiat mereka, ibarat sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Jurus-jurus jitu menghindari deteksi sekolah memang mereka kuasai, tapi mengingat sifat narkoba yang adiktif dan menutut dosis yang lebih tinggi maka disiplin cara aman akan terkuak juga

Untuk itu marilah kita hindari dan jauhi serta ikut memberantas penggunaan narkoba. Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan apabila ada kesalahan dalam bertutur kata, saya mohon maaf. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih dan saya akhiri.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 
2 Komentar

Posted by pada Maret 23, 2011 in Bahasa Indonesia

 

Drama! Impian si Kurang Mampu

Rina berasal dari keluarga yang kurang mampu. Ibunya bekerja sebagai penjual di pasar sedangkan ayahnya sudah lama meninggal. Rina memiliki seorang adik yang bernama Dini. Rina sangat tidak suka dengan kehidupannya yang seperti itu. Ia menginginkan kehidupan yang serba berkecukupan.

Pada suatu hari, di rumah Rina . . . .

Rina : “Bu, di sekolah teman-temanku sudah punya Hp yang canggih semua, masa’ Hpku masih yang kaya’ gini sich.” (Sambil memperlihatkan Hp hitam putih miliknya)

Ibu  : “Sabar saja yah nak. Ibu belum punya uang yang cukup untuk membelikanmu Hp yang baru. Nanti kalau uang ibu sudah cukup, pasti ibu belikan.”

Rina : “Pokoknya Rina nggak mau tahu. Kalau ibu nggak mau membelikan Hp buat Rina, Rina nggak mau sekolah.” (Berlari ke kamarnya sambil kemudian membanting pintu)

Ibu   : “Aduh, gimana nih nak? Ibu nggak punya uang.” (Mengeluh kepada Dini)

Dini  : “Dini ada sedikit uang, bu. Siapa tahu saja bisa membantu.”

Ibu  : “Terima kasih yah nak. Seandainya saja kakakmu bisa sesabar kamu.” (Mengelus pundak Dini)

Dini  : (Tersenyum kepada ibunya)s

 

Keesokan harinya, di sekolah . . . .

Ima  : “Rin, katanya kamu sudah punya Hp yang baru? Mana tuh? Tunjukin dong ke kita.”

Lia    : “Iya, mana Rin?”

Rina : “Iya, udah ada kok, Cuma hari ini belum aku bawa. Besok pasti aku bawa.”

Ima dan Lia : “Janji yah.” (Bersamaan)

 

Setelah pulang sekolah, di rumah Rina . . . .

Rina : “Assalamu alaikum.”

Dini  : “Walaikumsalam. Sudah pulang kak? Memangnya tidak les yah?”

Rina : “Males. Ibu mana?”

Dini  : “Belum pulang kak, masih jualan di pasar. Memangnya ada apa kak?”

Rina : (Tanpa menghiraukan Dini, ia langsung beranjak menuju ke kamarnya)

 

Sore hari, ibu pun pulang dari pasar . . . .

Ibu    : “Assalamu alaikum.”

Dini : “Walaikumsalam. Sini bu, Dini bantu.” (Membantu ibu mengangkat barang-barang bawaannya)

Rina : (Berlari ke arah ibunya) “Bu, mana Hp baru Rina?”

Ibu  : “Maaf nak, ibu belum bisa membelikannya untukmu. Ibu belum mempunyai cukup uang. Hasil penjualan hari ini tidak sebaik biasanya.” (Sambil memperlihatkan uangnya kepada Rina)

Rina : (Menghamburkan uang itu) “Alasan. Ibu memang nggak sayang sama Rina.” (Berlari meninggalkan ibunya yang sedang memunguti uang yang berserakan bersama Dini)

Dini  : “Sabar saja yah bu.”

 

Keesokan harinya . . . .

Dini  : “Bu, Dini berangkat dulu yah.” (Menyalami tangan ibunya) “Assalamu alaikum.”

Ibu  : “Walaikumsalam. Hati-hati yah nak.” (Melihat ke arah Rina) “Kamu nggak ke sekolah nak?”

Rina : “Males.” (Sembari membuka-buka majalah bekas)

Ibu   : “Loh kok begitu sich? Sekolah itu nggak boleh pake’ males-malesan.”

Rina : (Membanting majalah yang sedang di bacanya) “Kan udah Rina bilang, Rina nggak mau ke sekolah kalo Hp yang ibu janjikan belum ada.” (Pergi meninggalkan ibunya)

Ibu   : (Mengelus dadanya) “Kalau begitu ibu ke pasar dulu yah. Kamu jaga rumah baik-baik.”

Rina : (Dari dalam ia tidak menjawab perkataan ibunya)

 

Sore hari, sepulangnya ibu dari pasar . . . .

Ibu   : “Assalamu alaikum.”

Dini : “Walaikumsala. Gimana bu, hari ini banyak yang laku terjual?” (Sambil membantu ibunya mengangkat barang bawaannya)

Ibu   : “Alhamdulillah, lumayanlah walaupun nggak sebanyak kemarin. Oh yah, Rina mana?”

Dini : “Nggak tahu bu. Tadi Dini pulang kak Rina udah nggak ada, mana pintu di biarin nggak terkunci.”

Ibu   : “Ibu bingung harus bagaimana menghadapi kakakmu itu.”

Dini  : “Sudahlah bu, ntar juga baik sendiri.”

Ibu   : “Yah, semoga saja begitu.”

 

Sampai pada keesokan harinya, Rina belum juga pulang. Ibunya sangat khawatir sekali . . . .

Ibu  : “Bagaimana ini nak? Kakakmu belum pulang-pulang juga dari semalam. Ibu takut terjadi apa-apa padanya.” (Cemas)

Dini : (Menenangkan ibunya) “Tenang saja bu, kak Rina tidak akan apa-apa. Ntar Dini akan tanya ke teman-teman sekolahnya, siapa tahu saja kak Rina menginap di rumah temannya.”

Ibu  : “Tolong yah nak, ibu sangat khawatir padanya.”

Dini : “Iya bu. Dini berangkat dulu yah, assalamu alaikum.” (Menyalami tangan ibunya)

Ibu  : “Walaikumsalam.”

 

Sepulang sekolah . . . .

Dini  : “Assalamu alaikum.”

Ibu   : “Walaikumsalam.” (Terdengar suara ibu menyahut dari dalam)

Dini  : “Loh? Ibu nggak jualan?” (Menyalami tangan ibunya)

Ibu   : “Nggak, ibu pusing mikirin kakakmu. Bagaiman? Apa ada kabar dari teman-temannya?”

Dini : “Iya bu. Kak Rina baik-baik saja. Semalam dia nginap di rumah kak Ima. Tadi juga dia sudah masuk sekolah.”

Ibu   : “Syukurlah kalau begitu. Terus mana dia? Kamu nggak ngajak dia pulang bareng kamu?”

Dini  : “Sudah bu, tapi dia nggak mau.”

Ibu   : “Loh? Kenapa?” (Heran)

Dini  : “Katanya dia nggak mau pulang sebelum . . . .” (Terdiam)

Ibu   : “Sebelum apa?”

Dini  : “Sebelum . . . .” (Kembali terdiam)

Ibu   : “Sebelum apa? Ayo, cepat katakan.” (Mendesak Dini)

Dini : (Karena merasa terdesak dan kasihan pada ibunya, akhirnya Dini pun mengatakannya) “Sebelum keinginannya terwujud.”

Ibu   : (Menyelidik) “Hp baru?”

Dini  : (Mengangguk)

Ibu   : (Terdiam)

Dini  : “Terus gimana dong bu?”

Ibu   : “Ibu akan berusaha mendapatkannya untuk Rina. Ibu akan menambah penghasilan.”

Dini  : “Caranya?” (Penasaran)

Ibu   : “Ibu akan bekerja lebih giat lagi.”

 

Mulai hari itu, setiap harinya ibu Rina berjualan dari pagi sampai sore, kemudian sepulangnya dari pasar ia mencuci pakaian orang-orang yang tinggal di sekitar rumahnya. Karena kasihan melihat ibunya yang setiap hari harus bekerja keras, Dini berniat membantunya.

Dini  : “Bu, Dini bantu yah.”

Ibu   : “Nggak usah nak. Kamu belajar saja.”

Dini  : “Tapi ibu terlihat cape’ sekali.”

Ibu   : “Sudahlah nak. Ibu nggak apa-apa.”

Dini  : “Ya sudahlah kalau begitu. Dini belajar dulu yah.”

 

Sudah seminggu Rina belum pulang ke rumah. Ibunya sangat sedih sekali.

Dini  : “Bu, Dini bantu yah. Besok kan Dini libur.”

Ibu   : (Tersenyum) “Banyak loh, memangnya kamu sanggup?”

Dini : “Oh, jelas. Ibu saja bisa, masa’ Dini nggak. Bu, seandainya saja kak Rina tahu betapa besar pengorbanan ibu, dia pasti akan menyadari betapa besar kesalahannya karena telah terlalu memaksakan kehendaknya.”

Ibu   : (Tersenyum) “Nggak apa-apa kok nak, ibu ikhlas.”

 

Tidak lama kemudian

Dini  : “Bu, ibu nggak apa-apa? Ibu terlihat pucat sekali. Sini, biar Dini yang lanjutin. Ibu istirahat saja.”

Ibu   : “Nggak. Ibu nggak apa-apa kok.”

Dini  : “Tapi ibu kelihatan pucat sekali.” (Bertambah panik)

Ibu   : “Nggak. Ibu nggak . . . .” (Belum sempat ibu menyelesaikan kalimatnya, ia jatuh pingsan)

 

Di rumah sakit . . . .

Ibu   : (Sedikit demi sedikit, ibu sudah mulai membuka matanya) “Din . . . Din . . . .”

Rina : (Panik) “Ibu . . . Ibu nggak apa-apa?  Bu, maafin Rina bu. Rina tahu Rina salah. Rina terlalu memaksakan kehendak Rina pada ibu. Dini sudah menceritakan semuanya. Betapa besar pengorbanan ibu untuk Rina, tapi Rina malah pergi meninggalkan rumah. Rina memang anak yang durhaka.” (Menangis tersedu-sedu)

Ibu  : “Sudahlah nak. Ibu nggak marah kok sama kamu. Maafin ibu juga yah karena ibu belum bisa memberikan apa yang kamu inginkan.”

Rina : “Nggak apa-apa kok bu. Yang penting ibu sehat. Rina janji mulai sekarang Rina tidak akan lagi memaksakan kehendak Rina.”

 

Ibu dan Dini tersenyum. Kemudian mereka bertiga pun berpelukan.

 
2 Komentar

Posted by pada Maret 23, 2011 in Bahasa Indonesia

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.