RSS

Kedaulatan

23 Mar

5.1.1. Menjelaskan Pengertian Kedaulatan.

Secara Sempit

Kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi suatu Negara

Secara Luas

Kedaulatan adalah hak khusus untuk menjalankan kewenangan tertinggi atas suatu wilayah atau suatu kelompok orang, seperti Negara atau daerah tertentu. Istilah kedaulatan dalam bahasa Indonesia berarti kekuasaan atau dinasti pemerintahan.Kedaulatan umumnya dijalankan oleh pemerintah atau lembaga politik sebuah negara.

Kedaulatan negara dasarnya tidak bersifat mutlak (absolute) karena ada sejumlah faktor lain yang membatasinya.

Kedaulatan memiliki empat sifat dasar, yaitu:

a. Permanen

Kedaulatan itu tetap ada selama negara tetap berdiri.

b. Asli

Hukum kedaulatan itu tidak berasal dari kekuasaan yang lebih tinggi.

c. Bulat

Tidak dapat dibagi-bagi, maksudnya bahwa kedaulatan itu merupakan satu-satunya kekuasaan yang tertinggi dalam negara.

d. Tidak Terbatas

Kedaulatan itu tidak di batasi oleh siapa pun sebab apabila kedaulatan ini terbatas, tentu saja bahwa ini merupakan kekuasaan yang tertinggi akan lenyap.

5.1.2. Menjelaskan Pengertian Kedaulatan Rakyat.

Kedaulatan berarti   hak untuk melaksanakan kekuasaan secara penuh, sedangkan rakyat adalahsemua orang yang tinggal dalam suatu wilayah atau negara. Dengan demikian, kedaulatan rakyat berarti Kekuasaaan tertinggi  yang berada di tangan rakyat.

5.1.3. Menjelaskan Makna Kedaulatan Kedalam Dan Kedaulatan Keluar.

a. Kedaulatan Kedalam

Kedaulatan kedalam adalah kekuasaan pemerintah atau untuk mengadakan hubungan atau kerjasama dengan negara lain guna kepentingan bangsa dan negara sesuai fungsinya. Sifatnya, memaksa rakyat atau warga negara terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan peraturan atau undang-undang.

b. Kedaulatan Keluar

Adalah kekuasaan tertinggi didalm negara untuk mengadakan hubungan atau kerja sama Internasional dengan negara-negara lain dalam rangka kepentingan negara itu sendiri.

5.1.4. Menjelaskan Macam-Macam Teori Kedaulatan.

a. Kedaulatan Tuhan

Adalah kedaulatan dimana kekuasaan tertinggi suatu negara berasal dari tuhan (agama yang dianut suatu negara). Teori ini berkembang pada abad pertengahan, antara abad V sampai abad VX. Tokoh-tokoh nya antara lain Agustinus, Thomas Aquinas, Marsilius, dan fredrich. Teori ini terjadi di negara-negara otoriter.

b. Teori Kedaulatan Negara

Adalah kedaulatan yang berasal dari dari negara itu sendiri. Negaralah yang menciptakan hukum, jadi rakyat harus tunduk kepada negara. Tokoh-tokohnya adalah Jean Bodin dan George Jellinek.

c. Teori Kedaulatan Hukum

Adalah suatu kedaulatan yang memiliki atau bahkan memegang kekuasaan tertinggi didalam suatu negara adalah hukum. Oleh sebab itu baik raja, rakyat, bahkan negara harus runduk kepada hukum. Tokoh teori ini antara lain adalah Krabbe.

d. Teori Kedaulatan Rakyat

Adalah suatu kedaulatan dimana kekuasaan tertinggi ada ditangan rakyat. Teori ini berdasarkan pada anggapan bahwa kedaulatan yang dipegang raja atau penguasa itu berasal dari rakyat.

Oleh sebab itu raja atau penguasa, harus bertanggung jawab kepada rakyat. Tokoh teori ini antara lain Jean Jacques Rousseau, Montes Quieu, dan John Locke. Teori ini terjadi dinegara demokrasi yang sudah stabil.

Meski tiap negara merdeka memiliki kedaulatan masing-masing, tapi mereka menyadari bahwa mereka membutuhkan negara lain. Hal ini disebabkan “tidak ada satu negara pun yang mampu memenuhi sendiri semua kebutuhannya”.

Kondisi keterbatasan itulah yang mendorong berdirinya organisasi atau lembaga-lembaga internasional, seperti Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Hal ini menunjukan pula betapa pentingnya arti hubungan dan kerja sama dengan bangsa lain bagi setiap bangsa, baik untuk saat ini maupun masa yang akan dating.

Dengan demikian, dapat disimpulkan kedaulatan rakyat mempunyai makna sebagai berikut:

1. Kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat;

2. Kekuasaan pemerintah atau penguasa berasal dari rakyat,;

3. Pemerintah atau pengusa bertanggung jawab kepada rakyat dan bekerja untuk kesejahteraan rakyat.

e.      Teori Kedaulatan Raja

Peletak dasar teori kedaulatan raja terutama ialah Machiavelli (1467-1527) dengan karyanya II Principe (Sang Pangeran). Ia mengajarkan bahwa negara yang kuat harus dipimpin oleh seorang raja yang memiliki kedaulatan yang tidak terbatas. Artinya, teori kedaulatan raja memneri kekuasaan tertinggi di tangan raja.

Saat itu raja dianggap sebagai wakil Tuhan. Tapi, karena merasa mewakili Tuhan dalam melaksanajan kekuasaan, raja sering merasa berkuasa dan berbuat semaunya, tanpa memikirkan rakyat. Keadaan ini mendorong timbulnya pandangan atau teori baru mengenai kedaulatan, yaitu kedaulatan negara.

5.1.5. Menjelaskan Teori Kedaulatan Yang Dianut Bangsa Indonesia.

a. Kedaulatan Rakyat, dasarnya yaitu:

1) Alinea keempat pembukaan UUD 1945 yang berbunyi ”……. Negara Republik Indonesia Yang berkedaulatan Rakyat…….”

2) Sila keempat pancasila yaitu: “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan”. Sila tersebut dapat diuraikan sebagai berikut.

1. Kerakyatan berarti kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat, berarti Indonesia menganut Demokrasi atau kedaulatan rakyat.

2. Hikmat kebijaksanaan berarti penggunaan pikiran yang sehat dengan selalu mempertimbangkan persatuan dan kesatuan bangsa, kepentingan rakyat dan dilaksanakan dengan sadar, jujur, dan bertanggung jawab, serta didorong oleh itikad baik sesuai dengan hati nurani.

3. Permusyawaratan berarti bahwa dalam merumuskan atau memutuskan suatu hal, berdasarkan kehendak rakyat, dan melalui musyawarah untuk mufakat.

4. Perwakilan berarti suatu tata cara mengusahakan turut sertanya rakyata mengambil bagian dalam kehidupan bernegara, antara lain dilakukan melalui badan perwakilan rakyat.

3) Pasal 1 ayat 2 yang berbunyi: “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut undang-undang dasar”. Hal ini menegaskan bahwa kekuasaan tertinggi ada pada rakyat. Juga bermakna bahwa kedaulatan rakyat tidak lagi dilaksanakan sepenuhnya oleh MPR, tetapi dilaksanakan menurut ketentuan UUD.

b. Kedaulatan Tuhan, dasarnya yaitu:

1) Alinea ketiga Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: “Atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa, dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka Rakyat Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannya.

2) Sila pertama pancasila yaitu: “Ketuhanan yang maha esa.”

c. Kedaulatan Negara, dasarnya yaitu:

— Alinea keempat pembukaan UUD 1945 yaitu pada kalimat: ”……. Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia…….”

d. Kedaulatan hukum, dasarnya yaitu:

1) Pasal 1 ayat 3 yang berbunyi: “Negara Indonesia adalah negara hukum”

2) Pasal 1 ayat 3 yang menegaskan bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan waib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 23, 2011 in PKN

 

2 responses to “Kedaulatan

  1. Ade yuninda

    Mei 28, 2012 at 11:55 am

    Thanks’ yya atas bantuannya ngebantu bgt nie bwat gue.😀

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: