RSS

Pengalaman kuliah di STIS ( In My Opinion ya :D) PART 2

07 Des

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Now, we going to the part 2…. Bahas penduduk ama cara bertahan hidup aja kali ya?
Sekarang kita bagi 2, penduduk kampus ama penduduk asli sini…

Penduduk Asli

Mengenai inI, saya tidak bisa berkomentar banyak. Kalau mau tahu secara umum, kamu bisa googling, orang jakarta seperti apa. Aku tak bisa beri komentar tanpa saya lihat sendiri.

Sejauh ini, yang saya ketahui, orang sini (bapak-bapaknya) banyak yang rajin sholat lho😀 (wilayah Kebon nanas selatan setahu aku kayak gini orangnya). Ibu-ibu wartegnya baik-baik (depan kosanku baik banget malah), yang jelas lumayan lah. Tapi kalau ada yang baik, pasti ada yang buruk. Mengenai ini, maaf ya, saya nggak bisa memberi komentar. Takut gibah….

Penduduk Kampus
Ho, kalau yang ini nggak usah ditanya. 99% ORANG BAIK-BAIK, religius, pintar-pintar, rajin-rajin, dan lain-lain. Kalaupun nanti di magradika ada yang bentak kamu, nggak usah terlalu takut. Mereka nggak bakal makan kamu kok🙂, nggak seperah itu. Mereka aslinya orang yang baik-baik. Mengenai magradika, maaf aku nggak bisa ngasih komen, biar kalian bisa menikmatinya, hoho….

Lha? Kok aku malah ngawur -_-“. Back to the point. Kamu merasa ketinggalan pelajaran, no problem. Kakak tingkat disini insya Allah siap membantumu. Mereka baik-baik kok, dan pintar-pintar (red:almost genius). Tanya ke temen juga bisa.

Ah, iya. Satu pesan saya. JANGAN MALAS DISINI. Kalau kamu malas, ada kemungkinan IP kamu lebih rendah dari yang lain, soalnya disini kebanyakan orang yang ada rajin-rajin. Nggak semua juga sih, banyak yang suka main game, nonton anime, dan lain lain. Oleh karena itu, KAMU HARUS MENDAHULUI ORANG SEPERTI MEREKA! Kalau kamu rajin, bisa jadi kamu akan lebih terdepan dalam hal pengetahuan.

Sekarang ke bagian selanjutnya….

Cara Bertahan Hidup

Judulnya aneh ya? Hahaha, nggak apa-apa lah, yang penting nggak OOT.

Cara bertahan hidup isini gimana? mungkin banyak yang bertanya seperti ini. Khawatir nanti seperti apa hidup disini. Mau makan gimana? Mau nyuci gimana? Cari duit dimana? Cara boker gimana? OK, yang terakhir ini sangat nggak penting banget kita bahas.

Kita bahas seperlunya aja ya….

Makan
Makanan disini nggak usah khawatir. Di setiap gang insya Allah akan ada selalu warteg yang menunggumu untuk isi tenaga disana (nggak tahu warteg? Singkatnya, warteg itu tempat makan). Dengan kisaran 3000-5000 sudah bisa kenyang (tapi nggak pake ayam makannya), dan dengan kisaran 5000-8000 akan jauh lebih kenyang lagi (pake ayam atau ikan segini cukup). Anggap aja kamu makan sehari 3 kali, sekali makan 5000. maka sebulan pengeluaranmu untuk makan jadi 3x30x5000=450000. Lumayan kan? Dengan TID 850.000 sudah cukup. Asal kamu jangan boros.

Mencuci

Untuk mencuci, saya sarankan lebih baik cuci sendiri deh. Laundry mahal lho, rata-rata 6000 per kilo keatas. Lagipula kuliah disini santai kok, banyak waktu luang (untuk tingkat satu sih, tingkat atas nggak tahu. Tapi kelihatannya kakak-kakak tingkat juga jarang ada yang ke laundry).

Cari Uang

Merasa TIDmu tidak cukup? JANGAN KHAWATIR! Kamu bisa berbisnis di STIS dengan mudah. Saya sendiri nggak begitu tahu sih, tapi kakak tingkat disini banyak yang begitu, suka berbisnis. Kalau mereka bisa, kenapa kamu nggak?

Bisnis apa aja yang biasa mereka lakukan? Mulai dari yang sangat penting seperti buku atau keperluan kosan, yang lumayan penting seperti alat elektronik, ataupun yang rasanya nggak penting-penting banget seperti keripik pisang (eh, tapi jangan salah, keripiknya enak lho!), dan lain sebagainya. Kamu juga bisa ikut UKM KOPMA kalau mau kaya. Tahu KOPMA kan? Kalau beli buku USM STIS pasti tahu lah.

Mencari keperluan sehari-hari

Jangan khawatir kalau mau mencari keperluan sehari-hari disini. Alfamart, indomaret, alfamidi, bertebaran dimana-mana. Nggak usah pusing. Lagian pasti juga ada toko kecil di sekitaran tempat ngekosmu. Mau cari baju murah? Tenang, tinggal ke jatinegara bisa, cukup naik buswas sekali bisa sampai.

Hm, saya rasa cukup itu aja dulu. Kalau mau ada yang ditanyakan komen aja dibawah. Intinya, jangan terlalu khawatir disini, hidupmu insya Allah bakal terjamin, asal kamu jangan boros. Usahakan jangan pernah mengutang, kecuali terdesak. Dan jangan pernah mengutang di tempat yang mengharuskan membayar bunga. Kenapa? Jelas karena riba itu haram hukumnya.

Dan satu lagi yang terlewat. Kalau mau tinggal dengan aman dan damai disini, ramahlah kepada warga sekitar, selalu sapa mereka dengan senyuman manismu….

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 7, 2012 in STIS Exp

 

6 responses to “Pengalaman kuliah di STIS ( In My Opinion ya :D) PART 2

  1. ferry

    Januari 2, 2013 at 2:24 pm

    waah saya sangat minat masuk STIS gan , apalagi setelah baca artikel agan. oh iya ane mau nanya untuk saingannya pas pendaftaran dan tes bagaimana?

     
  2. ferry

    Januari 2, 2013 at 2:26 pm

    maksdnya kira kira jumlahnya berapa orang gitu hehe

     
    • taketora

      Januari 2, 2013 at 2:29 pm

      yah, saya belum isa perkiraan, yang jelas pasti diatas 28 ribuan deh,….

       
  3. shella

    Februari 24, 2013 at 6:25 am

    pengen nih masuk stis. oh ya…dari sultra ya? aku juga..hi..hi

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: